ALSA CARE AND LEGAL COACHING CLINIC (CLCC) 2017 Juga Diselenggarakan Di Bali

Tim Gud Lak ID
Posted By Tim Gud Lak ID
02 Jan 2018
ALSA CARE AND LEGAL COACHING CLINIC (CLCC) 2017 Juga Diselenggarakan Di Bali

ALSA Local Chapter Unud telah mengadakan acara ALSA CARE AND LEGAL COACHING CLINIC (CLCC) 2017 yang bertemakan “Care for Diffabilites”, Acara ini diadakan pada tanggal 22 & 29 Oktober 2017 untuk mengedukasi masyarakat mengenai penyandang disabilitas, hak dan kewajiban dari penyandang disabilitas, pendidikan, fasilitas serta hukum yang mengatur serta melindungi kaum disabilitas tersebut. Acara ini memiliki tiga kegiatan yakni pada 8 - 21 Oktober pihak panitia CLCC mengadakan advokasi serta penelitian mengenai penyandang disabilitas yang nantinya hasil dari data tersebut akan dibahas pada 29 Oktober dalam bentuk Talk Show.

 

Pada tanggal 22 Oktober dilakukan kunjungan oleh segenap panitia CLCC 2017 kepada salahsatu penyandang disabilitas di Bali yakni bapak I Nyoman Lapar dimana beliau merupakan penderita tuli, bisu, dan mata rabun. Diumurnya yang menginjak 54 tahun, beliau harus menjadi tulang punggung keluarganya dimana ia harus menghidupi kedua adiknya yang merupakan penyandang disabilitas dan menderita gangguan jiwa (I Nengah Genok (P) menderita bisu, mata rabun, dan tuli. I Wayan Labek (L) menderita gangguan sejak 17 tahun yang lalu). Kediaman beliau berada di Desa Susut, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Disana panitia CLCC 2017 melakukan beberapa kegiatan antara lain berinteraksi langsung dengan beliau dan saudaranya, memebersihkan pekarangan rumah beliau serta memberikan sumbangan sembako serta uang tunai. Diharapkan sumbangan yang di berikan kepada keluarga beliau dapat meringankan beban beliau serta sebagai bentuk social responsibility dari ALSA LC Unud.

 

Pada tanggal 29 Oktober diadakan Talk Show di Aula Fakultas Hukum Universitas Udayana dimana materi yang dibahas adalah hasil dari advokasi serta penelitian yang sudah dilakukan oleh panitia CLCC 2017. Talk Show ini di hadiri oleh perwakilan dari setiap fakultas hukum yang ada di Denpasar, siswa-siswi SMP dan SMA/K se-Denpasar dan masyarakat umum. Pembicara dari Talk Show ini sendiri terdiri dari dosen Fakultas Hukum Univ Udayana, Dinas Sosial, dan LSM Yayasan Peduli Kemanusiaan yang dimana sudah menguasai bidangnya masing-masing. Diharapkan hasil dari Talk Show tersebut dapat membuka pikiran generasi muda agar dapat memposisikan kaum penyandang disabilitas setara “derajatnya” dengan orang normal lainnya karena mereka memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan “orang normal” serta dipandang sama di mata Tuhan.

Berikut foto kemeriahan acara tersebut: