Fase-Fase Yang Harus Kamu Lewati Di Umur ke-20

Kevin Akbar Harlambang
Posted By Kevin Akbar Harlambang
18 Nov 2017
Fase-Fase Yang Harus Kamu Lewati Di Umur ke-20
sumber: warta

Apakah ada di antara kamu yang sudah berusia 20 tahun? Jika iya, Sebaiknya kamu harus mempersiapkan diri kamu kids. Karena di usia ini lah fase dimana kamu menentukan masa tua mu. Karena fase ini adalah fase dimana kamu baru memulai kehidupan yang sebenarnya. Dalam umur 20 tahun ada beberapa fase yang harus kamu lewati kids. Berikut rangkumannya!

Kuliah

Картинки по запросу Kuliah
foto: INDbeasiswa

Fase dimana pola pikir kamu dibentuk. It will decides how people gonna treat you. Right or not, you choose it, buddy. Kamu dipertemukan dengan jutaan kepribadian manusia dengan latar belakang yang berbeda. Bukan saatnya lagi menyalahkan hal yang berbeda, waktumu akan habis untuk itu. Tapi bagaimana kamu menyikapi perbedaan yang ada? Open your eyes. Perbanyak mendengar, itu sebabnya manusia diciptakan dengan 2 telinga dan 1 mulut. Kamu merasa belajar bukanlah duduk diam dalam suatu kotak besar yang disebut 'kelas'. Tapi, apa yang sudah kamu perbuat? Untukmu sendiri, lingkunganmu, rekan sejawat, dan terlebih keluargamu. Kamu pun sadar akan tanggung jawab yang semakin besar. Dua kata, masa depan. Belajar bersikap, berfikir, bertutur kata, dan bahkan mengambil keputusan dengan menggunakan logika dan hati meskipun keduanya merupakan dua yuridiksi yang berbeda adalah hal yang wajar. Satu hal, libatkan Allah diantaranya.
 
Pejuang skripsi

Картинки по запросу Skripsi
foto: Adi Sumaryadi
Tanpa disadari, skripsi akan mengubah cara pandangmu terhadap hidup. Di fase ini kamu akan diuji secara akademis, setelah ya mungkin kurang lebih 4 tahun belajar di bangku kuliah. Kamu akan mencari hal apa yang paling kamu senangi, mendalami pemahanmu terhadap hal tersebut, mempertahankan pendapatmu di hadapan dosen pembimbing dan penguji. Di sini, kamu akan tahu arti kerja keras dan kegigihan.
 
Wisuda

Картинки по запросу Kuliah
foto: sriwijaya post

Di momen ini kewajibanmu sebagai anak sudah tuntas. Menyelesaikan pendidikan strata sarjana menjadi tanda bahwa tanggung jawab orang tua padamu sudah selesai. Terserah kamu bagaimana melanjutkan hidup. Di hari ini kamu akan sadar bahwa kebahagiaan orang tua terletak pada kesuksesanmu. Kamu hanya harus berusaha sebaik mungkin agar bisa membanggakan mereka. Selama kamu sukses dan berjalan lurus, mereka tidak akan menuntutmu lebih.
 
Finding a job

Картинки по запросу Finding a job
foto: youtube

Di fase ini kamu akan belajar bahwa kamu bukanlah apa-apa. Kemampuanmu belum seberapa dibanding dengan orang lain di luar sana yang juga sedang mencari pekerjaan. Jangan jumawa ya. Mungkin aja, kamu akan merasakan pahitnya ditolak perusahaan impian, gagal di tes perusahaan yang kamu idamkan, dan kamu akan mempertanyakan kemampuanmu sendiri. Disini, kedewasaanmu dituntut, sampai sejauh mana kamu berkemauan untuk memperjuangkan hidup? Kamu akan belajar berdamai dengan diri sendiri, saat idealisme yang selama ini kamu yakini tidak bisa diterapkan di kehidupan nyata.
 
First job

Картинки по запросу Working
foto: ABN

Mungkin, untuk beberapa waktu kamu akan menangguhkan diri untuk menjalani pekerjaan yang tidak sesuai hati nurani, sebelum mengatur strategi untuk mencari yang lebih pas di hati. Bagi yang sudah mendapatkan pekerjaan yang pas, hari-harimu akan dipenuhi upaya untuk terus memberikan yang terbaik.
 
Komitmen jangka panjang

Картинки по запросу Future plan
foto: real subtimal

Perubahan juga akan terjadi dalam hubungan romantismu. Kamu, yang dulu selalu berpikir "ya, pacaran mah dijalanin aja kali" mulai berfikir apakah pasanganmu sekarang bisa diajak mempunyai masa depan untuk membangun hidup bersama atau tidak.
 
Atur uang dan investasi

Картинки по запросу Atur uang
foto: femina

Di fase ini, uang tidak lagi semudah dulu muncul di rekeningmu karena ditransfer orang tua lho. Kamu yang paling tahu kondisi keuanganmu. Tidak ada lagi orang yang bisa kamu mintai bantuan kalau kehabisan uang di tanggal pertengahan bulan. Kelangsungan hidupmu ada di tanganmu sendiri. Kamu akan menyesuaikan gaya hidup dengan penghasilanmu. Kamu mulai berhitung dengan cermat berapa pengeluaranmu untuk makan, kost dan kebutuhan bulanan. Kalau ada sisa baru deh bisa digunakan untuk kebutuhan lain. Di fase ini pun kamu akhirnya sadar bahwa hidup berkecukupan sudah pantas disyukuri. Kamu tidak lagi perlu mempertontonkan kekayaanmu, justru kamu ingin belajar untuk hidup bersahaja dan memberikan banyak manfaat bagi sesama.