Tips Menulis dari Dee Lestari Ini Berguna Untuk Penulis Pemula

Riswanto
Posted By Riswanto
04 Sep 2017
Tips Menulis dari Dee Lestari Ini Berguna Untuk Penulis Pemula

Dee Lestari. Foto: Idwriters.com.

 

Nama Dewi Lestari atau populer dengan nama pena Dee Lestari sudah palang melintang di jagat perbukuan tanah air. Buku pertama yang berjudul Supernova: Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh yang terbit tahun 2001 langsung melejitkan namanya sebagai penulis perempuan paling populer. Tidak puas sampai di situ, buku-bukunya yang lain sukses masuk kategori best seller dan berhasil mengukuhkan namanya sebagai seorang penulis. Sampai saat ini ia berhasil menelurkan 11 karya dan buku teranyarnya terbit tahun 2017 yang merupakan kumpulan quote dari serial populer Supernova.

 

Sadar pada ketenaran nama dan karyanya, Dee kerap membagikan tips menulis kepada mereka yang berkeinginan membuat karya. Ia bahkan sampai membuat sesi khusus tentang menulis di blog pribadinya yang diberi judul Serial Menulis.

 

Kali ini GudLak ID akan merangkum tips menulis dari Dee Lestari yang pastinya akan sangat berguna untuk kamu.

 
1. Tulislah Sesuatu yang Kamu Anggap Menarik

 

Foto: Neilpatel.com.

 

Dee dalam sesi Serial Menulis pertamanya kira-kira pernah mengatakan: tulislah sesuatu yang kamu anggap menarik. Buat dengan kalimat yang menurutmu enak dibaca dan didengar, dan yang terpenting jelas meksudnya. Susunlah cerita yang menurutmu seru, bukan seru menurut orang lain. Intinya, menulislah untuk diri sendiri dulu, Kids.

 
2. Atasi Writer’s Block

 

Foto: Travesurasdeunescribidor.blogspot.com.

 

Masalah klasik seorang penulis adalah buntu ide atau writer’s block. Dee sendiri mengklasifikasikan writer’s block menjadi dua kategori. Pertama, writer’s block “akut”. Untuk mengatasinya, kamu hanya perlu me-refresh pikiran agar ide kembali mengalir. Lakukan hal lain untuk mendistraksi pikiran dari menulis. Kedua, writer’s block kronis. Writer’s block kronis bisa diatasi dengan merombak elemen fiksi seperti karakter, dialog, plot, dan sebagainya.

 
3. Bilang Begini, Maksudnya Begini*

 

Foto: Citylab.com.

 

Dalam Serial Menulis episode “Idealisme Menulis”, Dee memberikan gambaran tentang cara memerifikasi maksud yang ingin disampaikan agar sama dengan yang ada dalam tulisan. Pertama, ketika menulis pastikan kita merasa simpati sesuai situasi tokoh. misalnya jika tokoh sedih, maka kita juga harus merasakan kesedihan. Kedua, biarkan orang lain membaca tulisan yang kita tulis. Jika orang lain merasakan perasaan yang sama dengan tokoh dalam teks, maka kamu bisa dibilang berhasil mengutarakan maksudmu.

 
4. Sebut Merk Dagang Seperlunya

 

Foto: Template.net.

 

Untuk yang satu ini, Dee menyarankan agar ketika menulis kita menghindari penyebutan merk dagang yang dirasa tidak perlu. Ia juga menganjurkan agar penulis jangan terlalu sering memasukan gaya hidupnya ke dalam tulisan. Ingat, esensi dari sebuah tulisan adalah ceritanya, Kids.

 
5. Mengatasi Kutukan Menulis

 

Foto: Desis.ecuad.ca.

 

Kutukan menulis adalah istilah yang biasa digunakan ketika penulis berada pada situasi menggantung tulisannya untuk dilanjutkan kemudian waktu. Namun, ketika akan melanjutkan, penulis merasa aneh pada kelanjutan ceritanya. Jika ini sering terjadi, seseorang akan merasa kesulitan mengakhiri tulisan. Tips dari Dee Lestari adalah, selesaikan tulisanmu bagaimana pun caranya, meskipun kamu merasa aneh dengan ceritamu sendiri. Ia mengatakan bahwa draf pertama yang kita selesaikan diciptakan untuk dibantai dan dimaki-maki. Dengan kata lain, draf pertama ada untuk disempurnakan.

 

Itu tadi rangkuman tips menulis dari Dee Lestari yang ia bagikan dalam Serial Menulis. Setelah mengetahui tips di atas, semoga kamu tambah semangat untuk menulis ya, Kids.

 

 

* Berdasarkan judul buku Sapardi Djoko Damono: Bilang Begini Maksudnya Begitu.