5 Fakta Menarik Tentang Dunia Perfilman Awal Indonesia yang Harus Kamu Tahu

Riswanto
Posted By Riswanto
04 Sep 2017
5 Fakta Menarik Tentang Dunia Perfilman Awal Indonesia yang Harus Kamu Tahu

Penayangan film di bioskop zaman dulu. Foto: Theconceptcorner.wordpress.com.

 

Kita sudah seharusnya bangga atas perfilman dalam negeri yang dewasa ini tengah menunjukkan geliatnya. Banyak sineas berbakat membuat film-film berkualitas dengan genre yang beragam. Selain itu, kepercayaan penonton pada film-film dalam negeri mulai tumbuh.

Namun, perkembangan yang bisa kita temui sekarang ini tidak lepas dari masa lalu perfilman Indonesia awal. Nah, kali ini GudLak ID akan membagikan 5 fakta menarik seputar perfilman Indonesia yang harus kamu ketahui. Apa saja itu? Berikut informasinya.

 
1. Iklan Pemutaran Film Pertama di Hindia Belanda

 

Harian Bintang Betawi. Foto: Muspen.kominfo.go.id.

 

Di era global seperti sekarang ini kita bisa dengan mudah mengakses informasi film mulai dari berita, ulasan, sampai trailer. Kemudahan inilah yang digunakan sebagai media untuk mempromosikan suatu film oleh sineas-sineas dunia termasuk di Indonesia. Salah satunya melalui iklan. Bicara mengenai iklan film, tahukan kamu iklan film pertama yang muncul di Indonesia?

 

Iklan fim pertama kali muncul di harian Bintang Betawi pada tanggal 5 Desember 1900. Saat itu Indonesia masih bernama Hindia Belanda. Iklan tersebut dibuat oleh Nederlandsch Bioscoop Maatshappij untuk mempromosikan film impor berupa film dokumenter. Dalam iklan itu disebutkan pemutaran akan dilakukan pukul 7 malam di Tanah Abang.

 
2. Film Pertama yang Diputar di Hindia Belanda

 

Penayangan film di bioskop zaman dulu. Foto: Theconceptcorner.wordpress.com.

 

Kita mungkin bisa jumawa dengan alernatif judul film yang bisa ditonton kapan saja dan di mana saja. Tapi sebelum banyaknya film yang bisa dipilih, tahukah kamu film pertama yang pernah diputar di Indonesia? Film pertama yang diputar di Indonesia adalah film dokumenter yang menampilkan realitas kerajaan Belanda. Ratu Belanda dan Pangeran Hertog menjadi fokus film dokumenter ini.

 
3. Harga Tiket Bioskop Pertama di Hindia Belanda

 

Foto tiket bioskop. Foto: Hip2save.com.

 

Masih berkaitan dengan nomor 1 dan 2. Pemutaran film dokumenter yang menampilkan kerajaan Belanda di Tanah Abang bertarif sekitar f 2 sampai f 0,25. Harga tiket ini ditentukan berdasarkan kelas. Kelas 1 dikenakan tarif f 2, kelas 2 dikenakan f 1, dan kelas 3 dengan tarif f 0,25. Meskipun harga yang ditawarkan beragam dan bisa dipilih berdasarkan kemampuan ekonomi, faktanya film dokumenter yang diputar tidak terlalu laku di pasaran.

 
4. Film Cerita Pertama yang Dibuat di Hindia Belanda

 

 

Poster film Loetoeng Kasaroeng. Foto: Wikipedia.com.

 

Kita mungkin bisa berbangga dengan dibuatnya film produksi Hollywood berjudul Beyond Skyline yang mengambil lokasi syuting di Indonesia. Tapi tahukah kamu film cerita pertama yang pernah dibuat di Indonesia. Adalah Loetoeng Kasaroeng, film yang diproduksi oleh NV Java Film dibawah pimpinan L. Heuveeldorf dan G. Krugers pada tahun 1926. Film ini mengadaptasi folklor yang ada di Hindia Belanda dan melibatkan pribumi sebagai pemainnya. Berbagai golongan pribumi ikut dalam pembuatan ini, mulai dari kepala sekolah sampai pejabat pemerintah.

 
5. Film Produksi Shanghai Pertama yang Diputar di Indonesia

 

Adegan film zaman dulu asal Shanghai. Foto: Virtualshanghai.com.

 

Nama besar seperti Jackie Chan dan Jet Li masih terdengar familiar di telinga masyarakat Indonesia. Film-filmnya bahkan kerap menjadi favorit beberapa penikmat film. Tapi sebelum bintang-bintang besar tersebut bermain di film-film besar produksi Shanghai, tahukah kamu film Shanghai pertama yang diputar di Indonesia? Adalah film garapan rumah produksi Star Motion Picture Co Shanghai berjudul Een Kleinezoon Freedt Zijn Grootvader, film asal Shanghai pertama yang diputar di Hindia Belanda pada tahun 1924. Film ini cukup populer di kalangan Tionghoa karena menampilkan artis Cina dan kehidupan sehari-hari Negeri Cina.

 

Nah, itu tadi 5 fakta menarik mengenai perfilman awal di Indonesia yang wajib kamu ketahui jika kamu mengaku sebagai penikmat film, Kids.

 

Sumber: Politik Film di Hindia Belanda karya M. Sarief Arief.