Belajar Sastra Indonesia Bisa Kerja Apa?

Riswanto
Posted By Riswanto
17 Aug 2017
Belajar Sastra Indonesia Bisa Kerja Apa?

Foto: Unpamkita.com.

 

Belajar Sastra Indonesia bisa kerja apa? Pertanyaan yang sama atau serupa mungkin pernah terlintas di benak kamu ketika mendengar teman, saudara, atau bahkan kamu sendiri lolos sebagai mahasiswa Sastra Indonesia. Masa depan yang tidak menentu, pilihan pekerjaan yang sedikit, dan bermacam-macam stereotip membuat jurusan ini tidak sepopuler jurusan lain.

Lalu apa gunanya kuliah Sastra Indonesia? Banyak yang menyangka bahwa mata kuliah jurusan ini tidak jauh beda dengan pelajaran bahasa Indonesia di sekolah. Asumsi tersebut tidak sepenuhnya salah, karena ternyata di jurusan ini kamu juga akan belajar banyak bidang humaniora. Jadi tidak melulu tentang kata dan kalimat ya, Kids.

Bagaimana dengan prospek kerja setelah lulus? Banyak yang mengatakan lulusan jurusan Sastra Indonesia hanya potensial menjadi guru bahasa Indonesia atau penulis. Tapi, tahu kah kamu, prospek kerja jurusan ini tidak sebatas guru dan penulis. Prospek kerja apa saja kah itu? Berikut Tim GudLak ID rangkum prospek kerja yang cocok buatmu, wahai mahasiswa Sastra Indonesia.

1. Jurnalis

Foto: Huffingtonpost.com.

 

Jika kamu memiliki cita-cita berkarir di dunia jurnalistik, jurusan Sastra Indonesia bisa jadi pilihan untukmu membekali diri. Menjadi jurnalis bukan berarti kamu disibukkan dengan liputan peristiwa-peristiwa terkini. Kemampuanmu dalam berbahasa baik lisan maupun tulisan juga sangat diperlukan untuk menyampaikan hasil liputan kepada masyarakat. Beberapa kantor media massa mempunyai standar tersendiri dalam penggunaan bahasa yang baik dan benar. Dan kemampuan berbahasa ini bisa kamu dapatkan melalui mata kuliah yang ada di jurusan Sastra Indonesia.


2.
 Pengajar Bahasa Indonesia

Foto: Bridgetefl.com.

 

Peluang berkarir di dunia akademis setelah lulus dari Sastra Indonesia sangat terbuka lebar. Guru bisa menjadi pilihan yang tepat. Kamu bisa mengabdi sebagai pengajar yang mengenalkan bahasa persatuan kepada siswa sekolah. Tapi, jika kamu belum puas dengan mengajar di sekolah, kamu bisa mencoba mengajar ke luar negeri. Ya, bukan hanya jurusan sastra luar negeri saja yang bisa berkarir di negeri orang, Sastra Indonesia juga bisa melakukannya.

Tahu kah kamu, jurusan Sastra Indonesia ternyata banyak dibuka di perguruan tinggi di luar negeri? Minat dunia terhadap sasra Indonesia cukup tinggi, bahkan banyak bule datang ke Indonesia hanya untuk belajar bahasa dan Sastra Indonesia. Tidak jarang pihak luar meminta langsung pengajar dari Indonesia untuk mengajar di negaranya. Nah, kamu bisa coba melamar untuk mengisi lowongan pekerjaan ini, Kids.


3. Editor

Foto: devis-piscine-gratuit.fr.

 

Kamu bisa bekerja sebagai editor di perusahaan penerbit buku atau media massa seperti koran atau majalah. Hampir sama dengan jurnalis, editor juga mengandalkan kemampuan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Kemampuanmu memperbaiki tulisan sangat diperhitungkan di sini, Kids. Tak jarang kamu juga ikut andil dalam menentukan apakah tulisan yang masuk ke meja redaksi baik dan layak untuk diterbitkan, atau tidak sama sekali.


4. Penerjemah

Foto: Ruangbahasa.com.

 

Siapa bilang prospek sebagai penerjemah tidak dimiliki jurusan Sastra Indonesia? Menerjemahkan tulisan dari bahasa asing ke bahasa Indonesia memerlukan keahlian khusus. Ketepatan maksud penulis asli dan keindahan bahasa menjadi dua di antara sekian hal yang harus diperhatikan ketika menerjemahkan. Mahasiswa sastra pastinya sudah khatam untuk urusan ini. Asalkan kamu menguasai minimal dua bahasa, menerjemahkan bahasa asing bisa jadi prospek yang menjanjikan.


5. Penulis

Foto: Papasemar.com.

 

Menulis dan Sastra Indonesia adalah satu-kesatuan. Meskipun jurusan ini sangat menuntut mahasiswanya agar mampu menulis dengan baik, faktanya hanya sebagian dari lulusannya yang bertahan sebagai penulis, baik sebagai penulis buku, skenario, atau naskah iklan. Jika kamu merasa memiliki passion menulis, sebaiknya kembangkan dari sekarang. Ingat, tulisan yang baik tidak semata-mata berasal dari bakat, kamu juga perlu melatih kemampuan menulis. Saat kemampuan menulismu sudah mantap, dijamin akan banyak penerbit atau media yang bersedia memuat karyamu.


6. Bekerja di Kedutaan Besar

Foto: Tugassekolah.com.

 

Sama seperti pengajar bahasa Indonesia, lulusan Sastra Indonesia juga memiliki peluang yang besar untuk bekerja di KBRI di luar negeri. Kemampuanmu berbahasa sangat dibutuhkan untuk berkomunikasi. Syaratnya sama, asalkan kamu menguasai bahasa asing serta memiliki pengetahuan yang luas tentang diplomasi, bekerja di kedutaan bukan lagi angan-angan.


7. Budayawan

Foto: Baliberkarya.com.

 

Sesuai dengan fakultas tempat jurusan Sastra Indonesia berasal, Fakultas Ilmu Budaya, kamu juga bisa menjadi budayawan. Seorang budayawan harus memiliki wawasan budaya yang luas serta daya analisis yang kuat. Kamu tertarik menjadi budayawan? Bisa! Selama kamu mau belajar terus-menerus, daya analisis dan pengetahuan budayamu akan bertambah.


8. Wirausaha

Foto: Inc42.com.

 

Untuk yang satu ini tidak diperlukan spesalisasi jurusan, Kids. Selama ada niat yang kuat dan terus belajar, apa pun usaha yang kamu rintis pasti akan berhasil. Tapi, jika kamu punya idealisme menyangkut jurusan Sastra Indonesia, kamu bisa mulai dengan membuat penerbitan. Mulailah dengan penerbit indie yang tidak butuh modal besar. Kamu bisa bertanya pada pengusaha penerbitan yang sudah berpengalaman untuk mengetahui seluk-beluknya. Dan yang terpenting, kemampuan menilai tulisanmu akan sangat berguna di sini, Kids.

 

Itulah prospek yang ditawarkan jurusan Sastra Indonesia. Selain 8 bidang itu, jurusan ini juga memiliki prospek menjanjikan di luar bidang ilmu. Jadi kamu tidak usah ragu untuk masuk jurusan Sastra Indonesia, Kids.